Kegiatan Sekolah
November 2025
Oleh Yohana Felicia Diyanto Putri, S.Pd., Gr.

Kegiatan praktikum komunitas ini mengangkat tema menggali kreativitas dan kearifan lokal dalam kegiatan ekonomi.
Kegiatan praktikum komunitas yang dilaksanakan oleh siswa SRMP 15 Mojokerto mengusung tema “Menggali Kreativitas dan Kearifan Lokal dalam Kegiatan Ekonomi” pada tanggal 17 November 2025 yang bertempat di Trowulan, tepatnya pada sentra kerajinan pahat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa mengenai potensi ekonomi lokal berbasis kearifan budaya serta menumbuhkan jiwa kreatif dan kewirausahaan sejak dini. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan dari guru pendamping mengenai tujuan serta rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan. Siswa diberikan gambaran umum tentang pentingnya melestarikan kearifan lokal melalui kegiatan ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang kerajinan pahat yang menjadi salah satu ciri khas daerah Trowulan. Selanjutnya, siswa diajak untuk mengunjungi lokasi pengrajin pahat dan berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha. Dalam sesi ini, siswa memperoleh penjelasan mengenai proses pembuatan kerajinan, mulai dari pemilihan bahan, teknik pemahatan, hingga tahap finishing. Selain itu, siswa juga mendapatkan wawasan tentang nilai ekonomi dari produk kerajinan serta strategi pemasaran yang dilakukan oleh pengrajin untuk mempertahankan usahanya di tengah perkembangan zaman.
Tidak hanya mengamati, siswa juga diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung proses pemahatan sederhana dengan bimbingan pengrajin. Kegiatan praktik ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena siswa dapat merasakan secara langsung tingkat kesulitan, ketelitian, serta kreativitas yang dibutuhkan dalam menghasilkan sebuah karya. Selain aspek keterampilan, kegiatan ini juga menekankan pada pemahaman nilai-nilai kearifan lokal, seperti kerja keras, ketekunan, serta pelestarian budaya warisan leluhur. Siswa diajak untuk menyadari bahwa potensi lokal yang dimiliki daerah dapat menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik dan kreatif. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, aktif bertanya, serta terlibat langsung dalam setiap rangkaian kegiatan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan pengrajin juga berjalan dengan baik sehingga menambah wawasan serta pengalaman nyata di luar lingkungan sekolah.
Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama, di mana siswa menyampaikan kesan dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan. Dari hasil kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami pentingnya menggali potensi lokal, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sebagai bekal di masa depan. Secara keseluruhan, kegiatan praktikum komunitas ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap apresiatif terhadap kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
