Kegiatan Sekolah
September 2025
Oleh Yohana Felicia Diyanto Putri, S.Pd., Gr.

Kegiatan sosialisasi yang menghadirkan pemateri tenaga kesehatan, yaitu Lilik Sumarmi, S.St, dilaksanakan pada tanggal 20 September 2025 di lingkungan SRMP 15 Mojokerto dengan tujuan memberikan edukasi penting kepada siswa-siswi mengenai dunia kebidanan, kesehatan reproduksi remaja, serta bahaya kekerasan seksual. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sekolah dalam membekali siswa dengan pengetahuan yang bermanfaat bagi masa depan dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pihak sekolah yang menekankan pentingnya pemahaman siswa terhadap kesehatan diri, khususnya pada masa remaja yang merupakan fase pertumbuhan dan perkembangan yang sangat penting. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan perlindungan diri perlu diberikan sejak dini agar siswa mampu menjaga diri dengan baik serta memiliki wawasan yang luas tentang masa depan, termasuk profesi di bidang kesehatan. Dalam penyampaian materinya, Ibu Lilik Sumarmi, S.St memulai dengan memberikan motivasi kepada siswa mengenai cita-cita menjadi seorang bidan. Beliau menjelaskan bahwa profesi bidan merupakan pekerjaan yang mulia karena berperan penting dalam membantu proses kelahiran serta menjaga kesehatan ibu dan bayi. Siswa diberikan gambaran mengenai tugas dan tanggung jawab bidan, tantangan yang dihadapi, serta pentingnya memiliki dedikasi, empati, dan semangat belajar yang tinggi bagi siapa saja yang ingin menekuni profesi tersebut. Materi ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk mulai merencanakan cita-cita sejak dini.
Selanjutnya, pemateri membahas mengenai kesehatan reproduksi remaja. Dalam sesi ini, siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi, perubahan fisik dan emosional yang terjadi selama masa pubertas, serta cara menjaga pola hidup sehat. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga siswa dapat menerima materi dengan baik tanpa merasa canggung. Selain itu, materi mengenai bahaya kekerasan seksual menjadi salah satu fokus utama dalam sosialisasi ini. Ibu Lilik Sumarmi menjelaskan berbagai bentuk kekerasan seksual yang dapat terjadi, baik secara fisik maupun non-fisik, serta dampak buruk yang ditimbulkan bagi korban, baik dari segi fisik maupun psikologis. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga batasan diri, berani berkata “tidak”, serta segera melaporkan kepada orang dewasa atau pihak berwenang apabila mengalami atau mengetahui tindakan yang mencurigakan. Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan pemateri. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait dengan kesehatan remaja dan cara melindungi diri dari hal-hal yang berbahaya. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa. Di akhir kegiatan, pemateri memberikan pesan kepada seluruh siswa agar senantiasa menjaga kesehatan, memiliki perencanaan masa depan yang baik, serta berani melindungi diri dari segala bentuk kekerasan. Siswa juga diingatkan untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua dan guru sebagai bentuk dukungan dalam menghadapi berbagai permasalahan remaja. Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi siswa-siswi SRMP 15 Mojokerto. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, meraih cita-cita, serta melindungi diri demi masa depan yang lebih baik.
