Meracik Jamu Kunyit Asam: Kearifan Lokal sebagai Sarana Pembelajaran Keterampilan dan Kesehatan

Kegiatan kokurikuler pembuatan jamu basah kunyit asam merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan pengembangan keterampilan peserta didik.

Kokurikuler

April 2026

Oleh Tim Kokurikuler

Kegiatan kokurikuler pembuatan jamu basah kunyit asam yang dilaksanakan pada bulan April merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan pengembangan keterampilan peserta didik. Kegiatan ini diawali dengan proses pengupasan dan pemotongan bahan utama, yaitu kunyit dan asam, yang dilakukan secara teliti dan higienis. Selanjutnya, bahan yang telah dipersiapkan dihancurkan menggunakan blender untuk memperoleh sari yang lebih halus sebagai dasar pembuatan jamu.

Tahapan berikutnya adalah proses perebusan bahan yang telah dihaluskan hingga menghasilkan aroma khas dan kandungan yang optimal. Setelah itu, larutan didinginkan sebelum dilakukan proses penyaringan untuk memisahkan ampas dari cairan jamu. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara sistematis dengan bimbingan guru pendamping, sehingga peserta didik dapat memahami setiap tahapan dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik menunjukkan antusiasme, kerja sama, serta kepedulian terhadap kebersihan dan ketertiban dalam proses pembuatan.

Adapun kelebihan dari kegiatan ini adalah mampu mengenalkan peserta didik pada pemanfaatan bahan alami sebagai minuman sehat tradisional, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keterampilan hidup, seperti ketelitian, kebersihan, dan tanggung jawab dalam proses pengolahan bahan. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat menghargai warisan budaya lokal, mengembangkan keterampilan praktis, serta memiliki kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.